Ban Standar Supra X 125, ga Ngegrip August 13, 2009
Posted by kangajo in Safety Riding.1 comment so far

Telapak Ban
Beberapa bulan lalu, pertama kali New Supra X 125 CW saya dibawa perjalanan ke Cikarang saat melewati jalur menuju pintu tol Sentul Sirkuit dari arah jalan raya cibinong, saya merasakan motor yang dikendarai oleng. Pasti kempes fikir saya saat itu. Saya pun nyalakan lampu sein kiri lalu minggir dan turun mengecek ban. Tidak terjadi masalah apapun dengan ban, angin pas dan telapaknya juga ga ada masalah. Wong belum satu bulan motor itu dipake kok…
Mmmmh, ban bawaan ni motor sepertinya yang bermasalah, atau malah shock breakernya ga bagus. Akhirnya saya lanjutkan perjalanan tanpa tahu masalah yang sebenarnya dengan motor saya sampai berasa ban kempes seperti ini.

Struktur Ban
Pulang dari Cikarang, mencuri jam kerja di kantor mulailah cari informasi atas kejadian yang dialami. Siapa tahu ada pengendara Supra X 125 yang senasib dengan saya mengalami kejadian tersebut. Oala..h, rupanya beberapa pengendara di milis Supra X 125 juga pernah mengalaminya. Dan penyebab utamanya adalah kembang pada ban federal yang digunakan sebagai ban standar motor honda tidak cocok untuk jalanan dengan alur memanjang jalan (pada umumnya jalan beton didesain dengan alur melintan).
Entah RnD ban federal yang kurang mempertimbangkan adanya jalan dengan alur memanjang ataukah kontraktor yang membangun jalan yang tidak memenuhi standar pembuatan jalan yang pada umumnya bergaris melintang. Tapi yang jelas ini sangat mengganggu kenyamanan pengguna sepeda motor honda. Saya sih cuma bisa berharap honda bisa lebih ketat lagi mengontrol supplier, terutama ban federal ini. Supaya tidak terjadi lagi.
Kenapa saya baru posting hari ini? Karena beberapa waktu lalu jalan Pajajaran di depan terminal Baranangsiang dikeruk aspal yang bergelombangnya, so…menimbulkan alur memanjang seperti di jalan beton tadi. Siang tadi pun, gw kejebak jalan sejenis setelah ada pengerukan aspal bergelombang di daerah Tajur saat mo ke percetakan di daerah sana. Ngeri mbetot gas klo grip ban-nya ga bagus. Atau, apakah karena bobot badan saya yang over ya…?
Honda Blade, Senjata Ampuh AHM Merebut Pasar (Kembali) August 12, 2009
Posted by kangajo in Advertisement, New Product, Underbone.add a comment

Winning with Blade
Agustus 2008 lalu rencana launching Honda Blade, bebek honda terbaru yang juga menggunakan mesin baru 110 cc gagal dilakukan. Entah apa alasan ditundanya peluncuran ini. Namun Akhir Oktober tahun yang sama, iklan Honda Blade dikabarkan bocor ke masyarakat lewat website. Apakah AHM sengaja membocorkannya? Pihak AHM jelas menyangkal kebocoran iklan produk terbaru mereka, walaupun pada kenyataannya di beberapa website telah jelas beredar potongan iklan honda blade tersebut.
Mungkin AHM ingin mendapatkan efek buzz dari bocornya iklan honda blade tersebut, karena saya yakin media online semacam internet, blog, journal tidak akan pernah diam menemukan kasus seperti ini. Dibahas, dikomentari, di-re-post dan seterusnya yang pada akhirnya menyebar dengan hebatnya diantara para pengguna internet.
Apakah ini pertanda AHM mulai meninggalkan media konvensional dalam mengkomunikasikan produk-produknya? Sepertinya memang harus begitu. Di era web 2.0 ini segala perkembangan informasi begitu cepatnya menyebar, dan ini mau tidak mau harus digunakan oleh AHM untuk lebih dekat lagi dengan konsumen.
Selama berpuluh tahun Honda sepertinya terlena, entah dari sisi varian produk maupun cara berkomunikasi dengan masyarakat, sehingga hampir saja pasarnya diungguli pesaing yang menampilkan cara komunikasi yang lebih segar, lebih akrab dengan masyarakat.
Dan kemarin malam, di iklan terbaru Honda Blade, saya sungguh gembira melihat tvc yang tak lagi membawa embel-embel hemat BBM. Iklan tersebut lebih menyampaikan sisi power dan kehebatan mesin honda untuk berakselerasi dan berlari kencang. Ini artinya juga Honda mulai melihat bahwa kebutuhan masyarakat saat ini bukan lagi hemat BBM, tetapi kecepatan. Tentu iklan ini dihasilkan dari riset yang sangat baik dari AHM, seperti biasa sebelum mereka meluncurkan produk atau iklan mereka.
Akankah Honda kembali menjadi raja dengan “keunggulan barunya”?
Semoga bermanfaat…
Combi Brake System pada Vario CBS Techno August 10, 2009
Posted by kangajo in Matic, New Product, Technology.2 comments

Vario CBS Techno
Beberapa waktu lalu PT. Astra Honda Motor meluncurkan varian baru motor matic, Vario CBS Techno (di kalangan blogger dikenal dengan Vario Sutekno). Jika fitur-fitur canggih standar Honda semacam radiator (liquid cooled engine), tuas pengunci rem (parking brake lock), stamdar samping otomatis (side stand switch) dan pengaman kunci kontak bermagnet (auto seccure key shutter) telah diterapkan di Vario sebelumnya dan BeAT (kecuali radiator), maka di Vario Sutekno ini dilengkapi pula dengan Combi Brake System.
Mahluk apakah Combi Brake System ini? Menurut penjelasan dari salah satu punggawa AHM, combi brake adalah sistem kerja rem yang memungkinkan kedua roda mengerem walaupun hanya satu tuas rem yang ditarik, yaitu tuas rem sebelah kiri yang pada umumnya hanya berguna untuk rem belakang. “Cara Kerja Combi brake berada pada tuas rem sebelah kiri yang fungsi utamanya untuk pengereman roda belakang, saat tuas rem ditarik maka gaya pengereman tidak hanya didistribusikan ke roda belakang, namun sebagian juga didistribusikan ke roda depan. Dan dengan ditambah pengereman pada tuas rem sebelah kanan, maka pengereman berlangsung sempurna dan nyaman.”

Combi Brake System
Penggunaan teknologi CBS ini untuk mengantisipasi motor matic yang tidak mempunyai engine brake pada saat gas diulur saat rider menginginkan kecepatan lebih rendah atau berada pada turunan. Ini adalah tantangan buat pabrikan motor lainnya yang sama-sama memproduksi motor matic dalam upaya mengutamakan keselamatan berkendara.